Cara Membuat Lampu Tidur Hias Dari Benang dan Balon

Cara Membuat Lampu Tidur Hias Dari Benang dan Balon | usahakreatif.net – Usaha kreatif lainnya yang bisa Anda ditekuni agar mendapatkan penghasilan tambahan adalah membuat lampu tidur hias dari benang dan balon.

Karya ini termasuk contoh handmade yang memiliki prospek bisnis dan usaha yang sangat menguntungkan dengan modal kecil.

Lampu tidur hias dari balon dan benang ini juga bisa dibuat secantik dan selucu mungkin dengan mengkreasikan berbagai macam karakter.

Bahan-bahan yang diperlukan juga mudah dicari dan harganya tidak mahal.

Cara Membuat Lampu Tidur Hias Dari Benang dan Balon

Cara Membuat Lampu Tidur Hias Dari Benang Balon

Lampu Hias Bola dan Benang Tanpa Karakter [img source.]

#1. Alat dan Bahan Lampu Hias Benang dan Balon

Untuk membuat lampu hias dari balon dan benang, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

  • Balon karet atau bisa juga menggunakan balon plastik. Jika menggunakan balon plastik, dari segi biaya awal akan lebih mahal, namun dapat digunakan berulang kali.
  • Benang jahit atau benang nylon
  • Lem kayu (bisa menggunakan lem kayu merk Rajawali atau lem Fox)
  • Kain flanel (digunakan untuk hiasan)
  • Kuas
  • Gunting
  • Gelas plastik bekas minuman
  • Lampu bohlam minimal 5 watt
  • Stand lampu yang dilengkapi kabel dan colokan listrik. Bisa didapatkan di toko penjual lampu dan kabel listrik.
  • Pompa plastik jika tidak ingin meniup dengan mulut

Setelah seluruh bahan tersedia, langkah selanjutnya adalah membuat lampu hias dari benang dan balon.

#2. Cara Membuat Lampu Hias Benang dan Balon

Jika menggunakan balon karet, pompa atau tiup balon hingga mencapai ukuran kecil atau sedang, jangan terlalu besar agar lebih efisien dalam penggunaan benang dan lama waktu pembuatan.

Jika menggunakan balon plastik, pompa balon hingga ukuran maksimal.

Masukkan lem kayu ke dalam gelas plastik dan campur dengan air secukupnya, jangan terlalu encer.

Setelah lem tercampur, gunakan kuas untuk melapisi seluruh permukaan balon karet dengan lem tersebut. Berbeda jika Anda menggunakan balon plastik, permukaan balon tidak perlu dilapisi lem.

Bisa langsung dililitkan dengan benang agar setelah mengering balon plastik mudah untuk dikeluarkan.

Lilit balon secara acak menggunakan benang hingga menutupi seluruh permukaan balon dengan sempurna.

Setelah terlihat agak tebal, ulangi melapisi seluruh permukaan benang dengan lem kemudian lilit kembali dengan benang. Ulang terus hingga setidaknya 2 atau 3 kali, namun semakin tebal benang, maka lampu akan semakin redup.

Langkah terakir, lapisi seluruh permukaan benang terluar dengan lem.

Untuk penggunaan balon karet, cara mengeringkannya harus digantung di tempat teduh atau bisa juga letakkan di atas meja.

Jangan dikeringkan di bawah sinar matahari langsung karena bisa mengakibatkan balon meletus, jangan letakkan di lantai karena balon akan menyusut.

Sedangkan jika Anda menggunakan balon plastik, boleh dijemur di bawah sinar matahari hingga mengering. Biasanya memakan waktu 4 jam atau hingga 2 hari. Tergantung cuaca.

Warna balon yang tadinya berwarna putih karena tertutup lem, akan menghilang setelah lem kering sehingga warna asli benang akan muncul kembali.

Setelah mengering, buat lubang di bagian bawah balon dengan menggunakan gunting. Jangan takut meledak karena pada saat pengeringan, balon di dalam juga ikut mengeras. Jadi saat digunting, balon sudah kaku.

Kekurangan menggunakan balon karet adalah apabila Anda tidak segera mengeluarkan sisa balon yang ada di bagian dalam, balon karet akan menyusut dan mengakibatkan bola benang menjadi penyok.

Kemudian balon yang telah digunakan tidak bisa dipakai kembali untuk membuat lampu hias berikutnya.

Sedangkan jika menggunakan balon plastik, resiko bola benang menyusut hampir tidak ada. Balon plastik yang telah digunakan, dapat dipakai kembali untuk membuat lampu hias berikutnya.

Untuk membuat leher balon, bisa menggunakan potongan pipa PVC. Ini opsional, boleh dipakai atau tidak tergantung kebutuhan.

Gunting kain flanel sesuai dengan karakter yang ingin dibentuk, lalu tempelkan menggunakan lem Fox. Satukan balon dengan lampu dan stand lampunya. Pembuatan lampu hias tidur dari benang dan balon selesai.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video di bawah ini :

Contoh hasil kreasi lampu hias balon dan benang dengan berbagai karakter.

Contoh hasil kreasi lampu hias balon dan benang

Contoh Hasil Kreasi Dengan Karakter [img source]

Contoh hasil kreasi lampu hias balon dan benang tanpa karakter..

Contoh Hasil Kreasi Polos

Contoh Hasil Kreasi Polos [img source]

Hal-hal yang harus diperhatikan :

Pada saat proses pembuatan lampu, perhatikan hal-hal berikut untuk meminimalisir kegagalan.

  • Gunakan lem kayu merk apa saja, bukan lem UHU, Castol atau lem setan.
  • Benang yang penyok sering terjadi karena lilitan benang yang kurang tebal atau lem yang dioleskan terlalu kental.
  • Setiap lapisan benang harus diberi lem kayu secara merata, kemudian lilit kembali dengan benang untuk lapisan berikutnya.
  • Segera keluarkan balon karet jika lem sudah mengering, jika tidak, bisa mengakibatkan benang menjadi penyok.
  • Untuk mengetahui lem sudah kering atau tidak bisa dengan melihat warna pada benang. Tanda lem sudah mengering adalah warna benang kembali seperti semula seperti belum diberi lem. Pegang perlahan permukaan balon untuk memastikan lem sudah kering atau tidak.
  • Untuk menghemat biaya, gunakan lem kayu untuk menempelkan kain flanel ke permukaan benang

#3. Analisa Usaha Lampu Hias Balon dan Benang

Setelah selesai membuat Lampu hias dari balon dan benang, sekarang kita coba untuk menghitung analisa usaha dari kerajinan ini.

Bahan Baku Jumlah Harga Satuan (Rp) Harga Total (Rp)
Balon 1 buah 500 500
Benang Jahit 3 Buah 1.500 4.800
Lem Kayu 1 buah 10.500 10.500
Kain flanel 3 buah 1.500 4.500
Lampu bohlam 1 buah 2.000 2.000
Stand lampu 1 buah 5.000 5.000
Kabel 2 meter 1.000 2.000
Colokan 1 buah 2.000 2.000
Jumlah 31.300

Saat ini harga jual lampu hias tidur ini di kisaran Rp. 50.000 sampai Rp. 120.000, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat.

#4. Promosi dan Pemasaran Lampu Hias Benang dan Balon

Untuk promosi lampu hias, Anda bisa memanfaatkan pameran-pameran yang rutin diadakan oleh berbagai instansi di daerah Anda. Anda juga bisa menyebarkan pamflet agar bila ada yang tertarik, mereka bisa datang langsung menghubungi Anda.

Kalau Anda bisa ngeblog, bisa membuat blog atau website khusus untuk pemasarannya.

Manfaatkan media social seperti Facebook atau Instagram untuk mempromosikan hasil karya Anda. Atau juga bisa memanfaatkan situs jual beli online seperti Bukalapak, OLX, Tokopedia dan lain-lain.

Pemasaran secara online bisa membuat sasaran pasar Anda menjadi lebih luas, tidak hanya di daerah sekitar Anda saja, bahkah sampai ke penjuru Indonesia dan luar negeri.

Demikian Cara Membuat Lampu Tidur Hias Dari Benang dan Balon,

Semoga bermanfaat..

admin

Fulltime blogger, ingin menjadi netpreneur sejati & mengelola bisnis secara online agar bisa meningkatkan quality time bersama keluarga.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.